Genteng dari Sampah Bulu Ayam

Jumlah produksi ayam pedaging di DIY mencapai 1 juta ekor per tahun dan selalu meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan kebutuhan masyarakat akan daging ayam. Dengan jumlah produksi sebesar itu maka jumlah sampah bulu ayam yang dihasilkan kurang lebih sebanyak 120 ton per tahun. Penanganan sampah bulu ayam sebagian besar dengan cara dibakar atau ditanam, dan baru sebagian kecil saja yang dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak atau digunakan untuk produk kerajinan.

Sebenarnya bulu ayam memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan untuk keperluan rekayasa, karena bulu ayam mengandung serat yang memiliki sifat fisik dan mekanik cukup baik. Selain itu, bulu ayam cukup awet, sebagai contoh sulak atau kemoceng bulu ayam yang ada di rumah kita kondisinya masih cukup baik setelah digunakan bertahun-tahun. Dengan jumlah yang melimpah dan mudah didapatkan, serta memiliki sifat-sifat yang cukup baik, sampah bulu ayam cocok sekali digunakan untuk keperluan rekayasa.

Continue reading 'Genteng dari Sampah Bulu Ayam'

Printer Masa Depan

Masih ingat Doraemon, tokoh kartun anak-anak dari jepang yang ditayangkan oleh salah satu stasiun tv swasta. Doraemon adalah seekor kucing dari masa depan yang menjadi sahabat Nobita. Doraemon memiliki kantong ajaib di perutnya yang dapat mengeluarkan alat-alat masa depan yang dapat membantu Nobita menyelesaikan masalah-masalahnya atau mewujudkan keinginannya. Melihat film kartun tersebut, terbayang betapa nikmatnya kalo memiliki Doraemon di rumah kita sendiri.

Impian tersebut mungkin tidak akan lama lagi dapat diwujudkan, dengan perkembangan teknologi manufaktur yang telah berkembang pesat saat ini bukan tidak mungkin sepuluh atau dua puluh tahun ke depan kita bisa memiliki mesin perkakas dengan kemampuan seperti doraemon. Saat ini telah dikenal teknologi printer 3D dalam dunia manufaktur, yaitu suatu mesin perkakas yang dapat dengan cepat membuat prototipe produk dengan cara di print.

Continue reading 'Printer Masa Depan'